Arsenal menyoroti semua yang salah dengan Chelsea

Arsenal menyoroti semua yang salah dengan Chelsea

Arsenal menyoroti semua yang salah dengan Chelsea. Arsenal menyorot semua yang keliru dengan Chelsea bimbingan Pochettino
Yang paling membuat Chelsea malu ialah Arsenal yang sebetulnya tidak ada. Kekalahan 5-0 di hari Selasa di Emirates Fase memperlihatkan berbelanja pintar The Gunners dan susunan yang penuh style, gabungan yang memberikan ancaman jarak Manchester City dalam pemburuan gelar Liga Premier.

Pasukan Mikel Arteta sudah mainkan dua laga semakin banyak tapi mereka saat ini unggul empat point dari City yang ada pada posisi ke-3  dengan Liverpool di tengah-tengah, minimal sampai City berkunjung Brighton di hari Kamis. The Gunners bisa mimpi.

Untuk Chelsea, mimpi jelek itu riil. Laga Selasa malam secara cepat beralih menjadi performa yang membuat beberapa manager dikeluarkan. Leandro Trossard buka score sesudah empat menit saat sebelum set pertama kali yang aneh usai tanpa cetak gol selanjutnya walaupun kedua pihak terus memberikan ancaman untuk cetak gol. Selanjutnya ada 4 gol di dalam 18 menit. Dua dari Ben White dan dua dari Kai Havertz , saat Chelsea berserah secara malu-maluin.


“Saya tidak inginkan seragam Anda, saya ingin Anda ingin berusaha untuk seragam kami,” begitu bunyi banner yang dikibarkan dengan seorang pemain muda di ujung tandang. Permintaannya tidak dijawab. Trossard dan Havertz ialah contoh yang membuat malu taktik transfer Chelsea sebesar £1 miliar.
Arsenal berpindah ke Trossard pada Januari 2023 sesudah Chelsea menaklukkan mereka dalam perlombaan untuk mengontrak Mykhailo Mudryk dari Shakhtar Donetsk. Harga £27 juta dibanding pengeluaran £88. Lima juta untuk Mudryk. Dan di tengah-tengah berbelanja besar mereka, Chelsea musim panas lantas meluluskan Havertz gabung dengan Arsenal dengan nilai transfer sekitaran £67,lima juta.

Arsenal menyoroti semua yang salah dengan Chelsea

Itu ialah ongkos yang terlihat terhormat di saat itu. Tetapi perkembangan pemain Jerman itu dengan club anyarnya menggambarkan kestabilan dan budaya di Arsenal dibanding turbulensi dan toksisitas di club lama waktunya.

Havertz harus menunjukkan kekuatannya dalam tampil stabil di beberapa laga besar. Tetapi dia memperlihatkan perform yang lebih bagus dari yang sanggup dirayu Chelsea. Ada beberapa peruntungan yang ia dapatkan sebagai pemain No.9 ingat gagasan untuk memakai ia sebelumnya sebagai pemain No.8 atau keseluruhannya. Tetapi disini lingkungan positif dan susunan team menggerakkan pribadi untuk temukan yang terbaik dari diri sendiri.

Kebalikannya, Chelsea amburadul. Ada kemudahan untuk manager Mauricio Pochettino dalam soal luka, empat bek yang terpasang dalam sekejap dan mangkirnya pemain hebat mereka — Cole Palmer — tapi tentu ada banyak hal yang tidak bisa dirundingkan. Dan pemain Argentina itu membuat pernyataan yang mengagetkan jika teamnya berserah , di ikuti pembelaan atas minimnya implementasi itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *